19/10/2012

KALIMAT

PENGERTIAN KALIMAT
Pengertian kalimat atau definisi kalimat memang bermacam-macam. Para ahli bahasa pun memiliki beragam definisi atau pengertian kalimat. Namun dapat kita pahami bahwa definisi kalimat atau pengertian kalimat itu mempunyai maksud yang sama.
pengertian kalimatAhli tata bahasa tradisional dalam buku Chaer (1994:240) berbicara seputar pengertian kalimat bahwa , “kalimat adalah susunan kata-kata yang teratur yang berisi pikiran yang lengkap.” Dalam tulisan latin, kalimat adalah sebuah kata atau sekumpulan kata yang diawali huruf capital diakhiri intonansi final tanda titik (.), tanda Tanya(?), dan tanda seru (!) termasuk di dalamnya tanda koma (,), titik dua (:), titik koma, tanda pisah (-), tanda sambung (-), dan spasi yang dapat menyampaikan pikiran secara utuh.
Dalam wujud tulisan, kalimat diucapkan dalam suara naik-turun dank eras-lembut disela jeda, diakhiri intonasi akhiryang diikuti oleh kesenyapan yang mencegah terjadinya perpaduan, baik asimilasi bunyi maupun proses fonologis lainnya. (Alwi dkk., 2000:311).
Pengertian kalimat secara singkat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan. Sedangkan pengertian kalimat menurut linguistik adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, memiliki pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa.
Bagian-bagian kalimat terdiri atas kata, frase, dan klausa. Ada kalimat yang dibentuk oleh kata, frase dan klausa bergantung pada jenis kalimatnya. Dari jenis maupun pembentukannya, kalimat itu bermacam-macam. Ada kalimat inti, kalimat non inti,kalimat tunggal, kalimat majemuk, kalimat mayor, kalimat minor, kalimat verbal, kalimat non verbal, kalimat bebas, dan kalimat terikat. Barangkali pembahasan kali ini tidak akan menjabarkan mengenai macam-macam kalimat tersebut, saya percaya bahwa ulasan diatas sudah cukup untuk menjabarkan definisi kalimat atau pengertian kalimat.


Unsur dan Pola Kalimat Dasar Bahasa Indonesia

Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Kalimat terdiri dari berbagai unsur seperti subyek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Sebuah kalimat dikatakan sempurna bila memiliki minimal dua unsur, yaitu subyek dan predikat.

* Unsur Kalimat…

1. Subyek (S)
  • Disebut juga pokok kalimat, karena merupakan unsur inti suatu kalimat.
  • Umumnya berupa kata benda (KB) atau kata lain yang dibendakan.
  • Merupakan jawaban dari pertanyaan “Siapa” atau “Apa”.
  • Contoh :
    • Siwon adalah seorang aktor dan penyanyi.
    • Super Junior adalah boyband favoritku.
    • Buku itu dibeli oleh Kibum.
2. Predikat (P)
  • Unsur inti pada kalimat yang berfungsi menjelaskan subyek.
  • Biasanya berupa kata kerja (KK) atau kata sifat (KS).
  • Merupakan jawaban dari pertanyaan “Mengapa” dan “Bagaimana”.
  • Contoh :
    • Yesung menyanyi dengan merdu.
    • Hangeng memasak nasi goreng.
    • Leeteuk membaca majalah.
3. Objek (O)
  • Keterangan predikat yang memiliki hubungan erat dengan predikat.
  • Biasanya terletak di belakang predikat.
  • Dalam kalimat pasif, objek akan menempati posisi subyek.
  • Ada dua macam objek, yaitu :
    • Objek Penderita : kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kelompok kata yang merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subyek.
Makna objek penderita :
1. Penderita
Contoh :  Kyuhyun mencoret-coret tembok.
2. Penerima
Contoh :  Eunhyuk memakai baju Heechul.
3. Tempat
Contoh  :  Super Junior datang ke Indonesia.
4. Alat
Contoh : Kangin melempar bola ke Shindong.
5. Hasil
Contoh :  Donghae mengerjakan tugas Bahasa Indonesia.
    • Objek Penyerta : objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami sesuatu.
Makna objek penyerta :
1. Penderita.
Contoh :  Sungmin memberikan Sungjin komputer baru.
2. Hasil.
    Contoh :  Ryeowook membelikan orangtuanya rumah.

4. Keterangan (K)
  • Hubungannya dengan predikat renggang.
  • Posisinya dapat di awal, tengah, ataupun akhir kalimat.
  • Terdiri dari beberapa jenis :
    • Keterangan Tempat
      • Hangeng akan konser di Singapore.
    • Keterangan Alat
      • Dalam drama itu, Kyuhyun memukul Shindong dengan panci.
    • Keterangan Waktu
      • Shinee akan kembali ke Korea pukul 11 malam.
    • Keterangan Tujuan
      • Kita harus rajin berolahraga agar sehat.
    • Keterangan Cara
      • Mereka memperhatikan koreo dengan seksama.
    • Keterangan Penyerta
      • Eunhyuk pergi bersama Donghae.
    • Keterangan Similatif
      • Yesung memberikan arahan kepada pemain sebagai pelatih.
    • Keterangan Sebab
      • Dia sangat sukses sekarang karena giat bekerja.
5. Pelengkap (Pel.)
  • Terletak di belakang predikat.
  • Perbedaannya terletak pada kalimat pasif. Pelengkap tidak menjadi subyek dalam kalimat pasif. Jika terdapat objek dan pelengkap dalam kalimat aktif, objeklah yang menjadi subjek kalimat pasif, bukan pelengkap.
  • Contoh :
    • Kibum memberikanku novel bagus.
    • Hangeng menghadiahkan orangtuanya restoran baru.
    • Mahkota itu bertahtakan mutiara.

*Pola Kalimat…

Berdasarkan pola dasarnya, Badudu (1990: 32) mengungkapkan pola :
1.  S-P
Kibum tidur.
2. S-P-O
Shindong makan gorengan.
3. S-P-Pel
Cincinnya bertahtakan berlian.
4. S-P-K
JYJ konser di Tokyo Dome.
5. S-P-O-Pel
Yesung menamai kura-kuranya Ddangkoma.
6. S-P-O-Pel-K
Setiap pagi Hangeng membuatkan semua member nasi goreng.
7. S-P-O-K
Eunhyuk minum susu strawberry setiap hari.
8. S-P-Pel-K.
Semua member sedih ketika Kangin masuk militer.

MACAM MACAM KALIMAT
Kalimat dapat dibedakan berdasarkan bermacam-macam hal sebagai berikut:
(1) Berdasarkan nilai informasinya
(sasaran atau tujuan yang akan dicapai) kalimat dibedakan atas:
(a) kalimat berita adalah suatu kalimat yang mengandung peristiwa atau kejadian.
Kalimat Berita dibagi menjadi 2 bagian:
1. Ucapan langsung
Contoh : Dia akan Pergi Bekerja
2. Ucapan tidak langsung
Contoh : Rian bukan anak yang suka mencontek
(b) kalimat tanya adalah suatu kalimat yang mengandung pertanyaan tentang yang belum diketahui
Contoh : Kapan Kakak pulang ke rumah ibu?
(c) kalimat perintah  adalah kalimat yang berisi perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu dan untuk mendapatkan  tanggapan sesuatu. kalimat perintah dapat berupa :
- suruhan
- ajakan
- permintaan
- larangan
(d) kalimat harapan
(e) kalimat pengandaian
(2) Berdasarkan diatesis
kalimat dibedakan atas:
(a) Kalimat Aktif adalah kalimat yang memiliki subjek untuk melakukan pekerjaan dan predikat yang berupa kata kerja me-atau ber-  , Contoh : Adik mencuci baju kakak
(b) Kalimat Pasif adalah kalimat yang memiliki subjek untuk melakukan pekerjaan dan predikat yang berupa kata kerja di- .   Contoh : baju kakak dicuci oleh adik
(3) Berdasarkan urutan katanya,
kalimat dibedakan atas:
(a) kalimat normal (subjek mandahului predikat)
(b) kalimat inversi (predikat mendahului subjek)
(4) Berdasarkan jumlah inti yang membentuknya,
kalimat dibedakan atas:
(a) kalimat minor ialah kalimat yang hanya mengandung satu unsur inti atau unsur pusat. contoh : Diam!
(b) kalimat mayor  ialah kalimat yang sekurang-kurangnya mengandung dua unsur inti.  contoh : ria pergi kedapur  , tia belajar di kamar
(5) Berdasarkan pola-pola dasar yang dimilikinya,
kalimat dibedakan atas:
(a) kalimat inti ialah kalimat yang memiliki ciri terdiri dari dua kata, berpola S-P, dan intonasinya netral.
(b) kalimat luas ialah kalimat inti yang sudah diperluas dengan kata-kata baru sehingga tidak hanya terdiri dari dua kata.
(c) kalimat transformasi ialah kalimat inti yang sudah mengalami perubahan baik berupa penambahan kata maupun perbanyakan unsur inti.
Ciri-ciri kalimat inti:
* hanya terdiri atas dua kata
* kedua kata itu sekaligus menjadi inti kalimat (kata pertama menduduki jabatan subjek, kata kedua menduduki jabatan predikat)
* urutannya adalah subjek mendahului predikat
* intonasinya adalah intonasi berita yang netral
(6) Berdasarkan jumlah kontur yang terdapat di dalamnya, kalimat dibedakan atas:
(a) kalimat minim (hanya mengandung satu kontur)
(b) kalimat panjang (mengandung lebih dari satu kontur)
Kontur adalah bagian arus ujaran yang diapit oleh dua kesenyapan.
Contoh:
(i) # Pergi! #
(ii) # Berita daerah membangun # disiarkan TVRI # setiap hari #
Kalimat (i) adalah kalimat minim, sedangkan kalimat (ii) adalah kalimat panjang.
(7) Berdasarkan jumlah klausa yang terkandung di dalamnya, kalimat dibedakan atas:
1. kalimat tunggal
(kalimat yang hanya mengandung satu klausa/satu pola S-P)
2. kalimat majemuk
(kalimat yang mengandung lebih dari satu klausa/lebih dari satu pola S-P)
Kalimat majemuk, berdasarkan hubungan antar klausanya dibedakan lagi atas:
(b. 1) kalimat majemuk setara ialah kalimat majemuk yang klausa-klausanya sama tinggi kedudukannya. kalimat majemuk setara dibagi menjadi 5 bagian :
a. Kalimat Majemuk Setara Penggabungan: kalimat yang menggunakan kata penghubung dan
b. Kalimat Majemuk Setara Penguatan: kalimat yang menggunakan kata penghubung bahkan
c. Kalimat Majemuk Setara Pemilihan: kalimat yang menggunakan kata penghubung atau
d. Kalimat Majemuk Setara Berlawanan: kalimat yang menggunakan kata penghubung tetapi, sedangkan, melainkan
e. Kalimat Majemuk Setara Urutan Waktu: kalimat yang menggunakan kata penghubung kemudian, lalu, lantas.
(b.2) kalimat majemuk betingkat adalah dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya berbeda yang memiliki unsur induk kalimat dan anak kalimat.
Contoh : Ayah mencuci motor ketika matahari berada di ufuk timur.
(b.3) kalimat majemuk campuran gabungan antara kalimat majemuk tunggal dan kalimat majemuk setara. Contoh: Andi bermain dengan budi.
(b.4) kalimat majemuk rapatan
(8) Berdasarkan Pengucapannya
Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan orang. Kalimat langsung juga dapat diartikan kaliamt yang memberitakan bagaimana ucapan dari orang lain (orang ketiga). Kalimat ini biasanya ditandai dengan tanda petik dua (“….”) dan dapat berupa kalimat tanya atau kalimat perintah.
Contoh:
-  Tina berkata: “Ria, jangan membuang sampah itu disembarang tempat!”
2. Kalimat Tak Langsung
Kalimat tak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan atau perkataan  orang lain. Kalimat tak langsung tidak ditandai lagi dengan tanda petik dua dan sudah dirubah menjadi kalimat berita.
Contoh:
- Kakak berkata bahwa dia senang melihat aku mendapatkan pekerjaan


SUMBER
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.definisi/pengertian-kalimat.html
http://eziekim.wordpress.com/2010/10/12/unsur-dan-pola-kalimat-dasar-bahasa-indonesia/http://jurnal-sastra.blogspot.com/2009/02/penelitian-variasi-pola-kalimat-bahasa.html 
http://organisasi.org/pengertian_kalimat_dan_unsur_kalimat 
http://sitompulke17.wordpress.com/2009/11/03/struktur-kalimat-bahasa-indonesia/
http://yantysa.wordpress.com/2008/05/09/macam-macam-kalimat/


07/10/2012

Bahasa Indonesia : Sejarah, Fungsi dan Kedudukannya.

SEJARAH

Bahasa Indonesia, Sebelum Era Kemerdekaan

Indonesia, adalah negara yang terdiri dari berbagai macam suku, budaya, dan juga bahasanya. Membahas tentang bahasa, bahasa Indonesia pada dasarnya merupakan variasi dari bahasa Melayu (Austronesia). Jauh sebelum Indonesia merdeka, bahasa Melayu sudah dipergunakan pada masa kerajaan - kerajaan Hindu - Budha dan Islam.

Pada zaman kerajaan Hindu - Budha, bahasa Melayu mengalami percampuran bahasa dengan bahasa Sansekerta, dimana itu dapat di buktikan di 5 prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya.

Dan pada zaman itu, bahasa Melayu berfungsi sebagai :
  1. Bahasa kebudayaan yaitu bahasa buku-buku yang berisia aturan-aturan hidup dan sastra.
  2. Bahasa perhubungan (Lingua Franca) antar suku di indonesia
  3. Bahasa perdagangan baik bagi suku yang ada di Indonesia maupun pedagang yang berasal dari luar indonesia.
  4. Bahasa resmi kerajaan.
Bahasa Melayu pun turut tersebar luas sampai ke pelosok - pelosok nusantara, sehubungan dengan datang dan menyebarnya Islam di wilayah nusantara. Dan bahasa Melayu kembali mengalami percampuran dengan bahasa lain, yakni bahasa Arab.

Karena bahasa Melayu mudah diterima oleh masyarakat nusantara, sehingga keberadaannya semakin kokoh sebagai bahasa penghubung antar pulau. Dan keberadaan bahasa Melayu ini, mendorong timbulnya rasa persatuan dan kesatuan di wilayah Nusantara, sehingga pada 28 Oktober 1928, para pemuda - pemudi berkumpul, merumuskan sebuah sumpah, yang biasa dikenal dengan "Sumpah Pemuda" ,yang berisikan :

1. Kami, pemuda - pemudi Indonesia mengaku, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami, pemuda - pemudi Indonesia mengaku, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami, pemuda - pemudi indonesia mengaku, berbahasa yang satu, bahasa persatuan, bahasa Indonesia.



Ada empat faktor yang menyebabkan Bahasa melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, yaitu:

  1. Bahasa melayu adalah merupakan Lingua Franca di Indonesia, bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
  2. Sistem bahasa melayu sederhana, mudah di pelajari karena dalam bahasa melayu tidak di kenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).
  3. Suku Jawa, Suku Sunda, dan Suku2 yang lainnya dengan sukarela menerima bahasa melayu menjadi bahasa indonesia sebagai bahasa nasional.
  4. Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk di pakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.


Bahasa Indonesia, Setelah Era Kemerdekaan

Bahasa Indonesia sudah diakui sebagai bahasa persatuan pada 28 Oktober 1928, namun baru diresmikan satu hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya pada sidang konstitusi tanggal 18 Agustus 1945. Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945, karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 di sahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Di dalam UUD 1945 di sebutkan bahwa “Bahasa Negara Adalah Bahasa Indonesia,(pasal 36). Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara.

Peresmian Nama Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahas persatuan bangsa Indonesia. Di Timor Leste, Bahasa Indonesia berposisi sebagi bahasa kerja. Dari sudut pandang Linguistik, bahasa indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu-Riau dari abad ke-19.

Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaannya sebagi bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan “Bahasa Indonesia” di awali sejak di canangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan “Imperialisme bahasa” apabila nama bahasa Melayu tetap di gunakan.

Proses ini menyebabkan berbedanya bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang di gunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Meskipun di pahami dan di tuturkan oleh lebih dari 90% warga indonesia, bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di indonesia sebagai bahasa ibu. Penutur bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari - hari (kolokial) atau mencampur adukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya.


Bahasa Indonesia, Era Modern

Bahasa Indonesia di era modern, telah diatur. Pada Tahun 1972 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah resmi berlaku di seluruh wilayah Indonesia (Wawasan Nusantara). Namun pada kenyataannya, bahasa Indonesia juga mengalami berbagai macam percampuran bahasa, baik dari bahasa - bahasa daerah, maupun bahasa - bahasa asing, terutama bahasa Inggris, Arab dan bahasa China. Hingga saat ini, bahasa Indonesia telah digunakan dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari - hari, bahkan ada juga universitas - universitas, baik dalam atau luar negeri yang menjadikan bahasa Indonesia sebagai metri perkuliahan.

Peristiwa peristiwa penting yang berhubungan dengan perkembangan bahasa Indonesia

  1. Pada tahun 1901 disusun ejaan resmi bahasa Melayu oleh Ch. A. Van Ophuiysen dan dimuat dalam Kitab Logat Melayu.
  2. Tahun 1908 pemerintah kolonial mendirikan sebuah badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Bacaan Rakyat).
  3. Tahun 1917, badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Bacaan Rakyat), diubah menjadi Balai Pustaka. Badan penerbit ini menerbitkan novel-novel, seperti Siti Nurbaya dan Salah Asuhan, buku-buku penuntun bercocok tanam, penuntun memelihara kesehatan, yang tidak sedikit membantu penyebaran bahasa Melayu di kalangan masyarakat luas.
  4. Pada Tahun 1928 merupakan saat-saat yang paling menentukan dalam perkembangan bahasa Indonesia karena pada tanggal itulah para pemuda pilihan memancangkan tonggak yang kokoh untuk perjalanan bahasa Indonesia.
  5. Pada tahun 1933 secara resmi berdiri sebuah angkatan sastrawan muda  yang menamakan dirinya pujangga baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana dan kawan-kawan
  6. Pada Tahun 1938 dilangsungkan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Dari hasil kongres itu dapat disimpulkan bahwa usaha pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia telah dilakukan secara sadar oleh cendekiawan dan budayawan Indonesia saat itu.
  7. Masa pendudukan Jepang (1942-1945) merupakan pula suatu masa penting. Jepang memilih bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi resmi antara pemerintah Jepang dengan rakyat Indonesia karena niat menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda untuk alat komunikasi tidak terlaksana. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Pada tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-Undang Dasar 1945, yang salah satu pasalnya (Pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara.
  8. Pada tanggal 1947 diresmikan penggunaan Ejaan Republik (Ejaan Soewandi) sebagai pengganti Ejaan Van Ophuysen yang berlaku sebelumnya.
  9. Tahun 1954 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan. Kongres ini merupakan perwujudan tekad bangsa Indonesia untuk terus-menerus menyempurnakan bahasa Indonesia yang diangkat sebagai bahasa kebangsaan dan ditetapkan sebagai bahasa negara.
  10. Pada Tahun 1972 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah resmi berlaku di seluruh wilayah Indonesia (Wawasan Nusantara).


FUNGSI BAHASA


Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus.

Dalam literatur bahasa, dirumuskannya fungsi bahasa secara umum bagi setiap orang adalah

1. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri.
Mampu mengungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita. Ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:
* Agar menarik perhatian orang lain terhadap diri kita.
* Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.

2. Sebagai alat komunikasi.
Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi,berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat/media bahsa (lisan dan tulis), sedangkan berkomunikasi cesara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka symbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas,sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.

3. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial.
Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.

4. Sebagai alat kontrol Sosial.
Yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, serta tutur kata seseorang. Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat, contohnya buku- buku pelajaran, ceramah agama, orasi ilmiah, mengikuti diskusi serta iklan layanan masyarakat. Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.

Fungsi bahasa secara khusus :

1. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari- hari.
Manusia adalah makhluk sosial yang tak terlepas dari hubungan komunikasi dengan makhluk sosialnya. Komunikasi yang berlangsung dapat menggunakan bahasa formal dan non formal.

2. Mewujudkan Seni (Sastra).
Bahasa yang dapat dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui media seni, seperti syair, puisi, prosa dll. Terkadang bahasa yang digunakan yang memiliki makna denotasi atau makna yang tersirat. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam agar bisa mengetahui makna yang ingin disampaikan.

3. Mempelajari bahasa- bahasa kuno.
Dengan mempelajari bahasa kuno, akan dapat mengetahui peristiwa atau kejadian dimasa lampau. Untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi kembali dimasa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal. Misalnya untuk mengetahui asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti.

4. Mengeksploitasi IPTEK.
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, serta akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan kepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.

KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting yang tercantum didalam :

1. Ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 dengan bunyi, “ Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.

2. Undang- Undang Dasar RI 1945 Bab XV (Bendera, Bahasa, dan lambing Negara, serta Lagu Kebangsaan) Pasal 36 menyatakan bahwa “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”.

Maka kedudukan bahasa Indonesia sebagai :

1. Bahasa Nasional
Kedudukannya berada diatas bahasa- bahasa daerah. Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
· Lambang kebanggaan Nasional.
Sebagai lambang kebanggaan Nasional bahasa Indonesia memancarkan nilai- nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia, kita harus bangga, menjunjung dan mempertahankannya. Sebagai realisasi kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri, malu, dan acuh tak acuh. Kita harus bangga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya.
· Lambang Identitas Nasional.
Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia merupakan lambang bangsa Indonesia. Berarti bahasa Indonesia akan dapat mengetahui identitas seseorang, yaitu sifat, tingkah laku, dan watak sebagai bangsa Indonesia. Kita harus menjaganya jangan sampai ciri kepribadian kita tidak tercermin di dalamnya. Jangan sampai bahasa Indonesia tidak menunjukkan gambaran bangsa Indonesia yang sebenarnya.
· Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya.
Dengan fungsi ini memungkinkan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya dapat menyatu dan bersatu dalam kebangsaan, cita-cita, dan rasa nasib yang sama. Dengan bahasa Indonesia, bangsa Indonesia merasa aman dan serasi hidupnya, karena mereka tidak merasa bersaing dan tidak merasa lagi ‘dijajah’ oleh masyarakat suku lain. Karena dengan adanya kenyataan bahwa dengan menggunakan bahasa Indonesia, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih tercermin dalam bahasa daerah masing-masing. Kedudukan dan fungsi bahasa daerah masih tegar dan tidak bergoyah sedikit pun. Bahkan, bahasa daerah diharapkan dapat memperkaya khazanah bahasa Indonesia.
· Alat penghubung antarbudaya antardaerah.
Manfaat bahasa Indonesia dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa Indonesia seseorang dapat saling berhubungan untuk segala aspek kehidupan. Bagi pemerintah, segala kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan kemanan mudah diinformasikan kepada warga. Apabila arus informasi antarmanusia meningkat berarti akan mempercepat peningkatan pengetahuan seseorang. Apabila pengetahuan seseorang meningkat berarti tujuan pembangunan akan cepat tercapai.

2. Bahasa Negara (Bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia)
Dalam Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia befungsi sebagai :
· Bahasa resmi kenegaraan.
Bukti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan adalah digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan RI 1945. Mulai saat itu bahasa Indonesia digunakan dalam segala upacara, peristiwa serta kegiatan kenegaraan.
· Bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga pendidikan.
Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, materi pelajaran ynag berbentuk media cetak hendaknya juga berbahasa Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan menerjemahkan buku-buku yang berbahasa asing. Apabila hal ini dilakukan, sangat membantu peningkatan perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknolologi (iptek).
· Bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.
Bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan antarbadan pemerintah dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu hendaknya diadakan penyeragaman sistem administrasi dan mutu media komunikasi massa. Tujuan penyeragaman dan peningkatan mutu tersebut agar isi atau pesan yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh masyarakat.
· Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.
Kebudayaan nasional yang beragam yang berasal dari masyarakat Indonesia yang beragam pula. Dalam penyebarluasan ilmu dan teknologi modern agar jangkauan pemakaiannya lebih luas, penyebaran ilmu dan teknologi, baik melalui buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lain, hendaknya menggunakan bahasa Indonesia. Pelaksanaan ini mempunyai hubungan timbal-balik dengan fungsinya sebagai bahasa ilmu yang dirintis lewat lembaga-lembaga pendidikan, khususnya di perguruan tinggi.

 






sumber :
http://ronald-koeman.blogspot.com/2012/10/perkembangan-bahasa.html
http://sekeping-episode-kehidupan.blogspot.com/2012/06/sejarah-perkembangan-bahasa-indonesia.html
http://blogs.unpad.ac.id/bahasaindonesia/2011/04/04/sejarah-dan-perkembangan-bahasa-indonesia/
http://bahasa.kompasiana.com/2012/09/19/sejarah-perkembangan-dan-harapan-bahasa-indonesia/
http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia
http://jaririndu.blogspot.com/2012/01/sejarah-perkembangan-bahasa-indonesia.html
http://azenismail.wordpress.com/2011/09/29/fungsi-dan-kedudukan-bahasa-indonesia/
http://fredypurbayadhyfha.wordpress.com/2012/04/24/fungsi-dan-peran-bahasa-indonesia-dalam-era-globalisasi/
http://www.scribd.com/doc/27448428/an-Bahasa-Indonesia
http://banggaberbahasaindonesia.wordpress.com/
http://deeadewie.wordpress.com/2010/10/12/kutahui-ni-salah/
http://travel.detik.com/read/2010/12/08/205814/1512333/1025/2/nuansa-aku-cinta-indonesia-di-taman-sota
http://www.facebook.com/pages/Aku-Cinta-Indonesia/409378145796077

16/06/2012

Tugas Softskill IMK (Esay)


1. Apa itu CSCW? Jelaskan dan berikan contohnya!
CSCW (Computer Supported Cooperative Work) adalah cara merancang suatu sistem yang digunakan untuk membantu pekerjaan sebagai suatu group dan bagaimana memahami dampak suatu teknologi pada pola pekerjaan mereka walaupun secara geografis dipisahkan. CSCW juga merupakan suatu sistem yang mendukung pekerjaan groupware.
Contoh :
• Kaloborasi para Ilmuwan yang bekerja sama pada suatu proyek
• Pengarang mengedit suatu dokumen bersama-sama
• Programmer suatu sistem secara bersamaan
• Bekerja sama sebagai sharing atas suatu video bersama yang conferencing aplikasi
• Para pembeli dan para penjual melakukan transaksi secara eBay

2. Apa itu Ubiquitos Computing? Jelaskan dan berikan contohnya!
Perkembangan teknologi komputer sangat pesat. Dulu, mainframe merupakan produk utama pada masa itu. Sebuah komputer berukuran besar, digunakan secara bersama-sama oleh beberapa orang. "One computer, many people", merupakan gelombang pertama teknologi komputer. Lalu PC menggantikan peran mainframe sebagai pemeran utama dunia komputasi. Ukuran komputer semakin kecil dan memiliki kemampuan lebih dibanding gelombang pertama. Jumlahnya pun bertambah secara eksponensial, sehingga "one person, one computer" telah menjadi kenyataan. Saat ini komputer menjadi sangat murah dan mudah digunakan dan ditandai dengan lazimnya pemakaian beberapa komputer oleh satu orang, "one person, many computers." Selain daripada itu, internet yang merupakan kombinasi antara teknologi komputasi dan komputasi, menjadi tulang punggung infrastruktur informasi global. Gelombang perkembangan teknologi komputasi ini memungkinkan suatu teknologi yang dinamakan ubiquitous computing (baca: yubikitas). Artikel ini membahas apakah itu ubiquitous computing, aplikasi penerapannya dan beberapa teknologi yang penting baginya. Masa Depan Infrastruktur Informasi dan Ubiquitous Computing Internet sebagai tulang-punggung infrastruktur informasi global, mulai berpengaruh kepada kehidupan akademik maupun sosial kita. Internet menjadi sumber utama informasi, komunikasi, bisnis, dan bahkan menjadi kendaraan politik para politisi. Teknologi komputasi dan komputasi membuat akses ke internet menjadi sangat cepat dan mempertinggi mobilitas. Penggunaan komputer yang terhubung internet secara mobil (bergerak) merupakan hal yang mudah. Teknologi energi memungkinkan komputer semakin ringan dan kecil. Mudah didapatkan, portabel, mudah dioperasikan dan murah. Perkembangan komputer dan internet tersebut memungkinkan manusia berinteraksi dengan komputer secara kontinyu, di mana saja, kapan saja, tanpa disadarinya. Inilah yang disebut ubiquitous computing. Istilah ubiquitous sendiri memiliki arti muncul atau terjadi dimana-mana. Sedangkan istilah ubiquitous computing sering dikaitkan dengan Mark Weiser, seorang peneliti di Xerox PARC. Dialah pelopor ubiquitous computing. Menurut Weiser, ubiquitous computing memungkinkan pemakaian beratus-ratus device (alat) komputasi wireless per orang per kantor dalam semua skala. Kemudian komputer menjadi semakin embedded (tertanam dalam suatu alat), semakin pas dan enak, serta semakin natural. Sehingga kita menggunakannya tanpa memikirkannya dan tanpa menyadarinya. Tujuan utamanya adalah "activate the world", mengaktifkan segala yang ada di sekitar kita. Hal itu membutuhkan inovasi-inovasi baru di bidang operating system, user interface, networks, wireless, displays dan masih banyak lagi. Kalau seandainya ditambahkan satu teknologi yaitu networking kepada semua peralatan yang ada di dunia ini, maka kita dapat mengkomunikasikan antar alat tersebut dan mengotomatisasi semuanya. Sehingga jadilah ubiquitous computing. Contoh penerapan ubiquitous computing adalah otomatisasi rumah, bangunan, jembatan, jalanan, bidang farmasi dan kesehatan, dunia bisnis, perbankan, dan keamanan dengan jalan membangun network untuk seluruh peralatan elektronik. Personalisasi yubikitas (ubiquitous personalization). Personalisasi yubikitas (ubiquitous personalization) merupakan trend penelitian di dunia distributed dan mobile computing. Maksud dari ubiquitous personalization adalah menyesuaikan lingkungan komputasi kepada spesifikasi yang ditentukan pemakai, kapan saja dan di mana saja. "Working on the fly" adalah kata kuncinya. Lingkungan komputasi memerlukan kemampuan untuk berpindah dan sensoring keberadaan pemakai. Selain itu lingkungan komputasi harus pula memiliki kemampuan adaptasi. Apabila di tempat tujuan, tidak memungkinkan suatu aplikasi berjalan dengan seluruh fungsi yang dimilikinya, maka lingkungan komputasi harus menginformasikan hal tersebut kepada aplikasi agar aplikasi dapat pula menyesuaikan diri.
Beberapa contoh yang telah digunakan pada teknologi ubiquitous adalah : otomatisasi rumah, bangunan, jembatan, jalanan, bidang farmasi dan kesehatan, dunia bisnis, perbankan, dan keamanan dengan jalan membangun network untuk seluruh peralatan elektronik.

3. Apa itu visualisasi informasi? Jelaskan dan berikan contohnya!
Informasi merupakan suatu kumpulan data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang bermanfaat untuk penerima yang bisa dijadikan suatu pengambil keputusan
Visualisasi adalah suatu tindakan seseorang dengan menghubungkan konstruk dalaman dengan perkara yang didapat dari kepekaan.
Menampilkan data dengan menggunakan gambar.
• Menemukan cara terbaik untuk mengingat informasi dengan cara penerimaan alami manusia
Contoh: struktur tree dan grafik
4. Sebutkan dan jelaskan teknik-teknik visualisasi informasi!     
·         PENGUMPULAN JUMLAH
- Mengakumulasi elemen individual ke dalam sebuah unit yang lebih besar untuk menghadirkannya seperti sesuatu yang utuh/lengkap.
·         OVERVIEW DAN DETAIL
- Menyediakan tinjauan global maupun kemampuan detail zooming.
·         FOKUS + KONTEKS
- Menunjukkan detail dari satu atau lebih daerah di dalam sebuah konteks global yang lebih besar (eg, fisheye).
·         DRILL-DOWN
- Memilih item individual atau set yang lebih kecil dari sebuah tampilan untuk sebuah pendapat detail / analisis.
·         BRUSHING
·         Memilih atau menunjuk / memspesifikasikan nilai, kemudian melihat item yang tepat di tempat lain pada tampilan.
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan peripheral awareness!
       Peripheral awareness adalah pandangan atau penglihatan yang mampu mengenali situasi di sekeliling / samping. Kemampuan ini sering disebut juga penglihatan luas, yakni mampu melihat berbagai hal yang berada jauh dari titik fokus penglihatan. Kemampuan ini harus dilatih, tidak sembarang dilatih. Harus dilatih dengan cara yang benar dan efektif!
           
6. Sebutkan dan jelaskan tipe-tipe agent!
Agent: Satu entitas yang mempunyai beberapa tingkat inteligensi tiruan dan akan diprogram untuk melakukan berbagai tugas yang bermanfaat bagi massa.
·  
   - Autonomy: Agent dapat melakukan tugas secara mandiri dan tidak dipengaruhi secara langsung oleh user, agent lain ataupun oleh lingkungan (environment). Untuk mencapai tujuan dalam melakukan tugasnya secara mandiri, agent harus memiliki kemampuan kontrol terhadap setiap aksi yang mereka perbuat, baik aksi keluar maupun kedalam [Woolridge et. al.,1995].
·   - Intelligence, Reasoning, dan Learning: Setiap agent harus mempunyai standar minimum untuk bisa disebut agent, yaitu intelegensi (intelligence). Dalam konsep intelligence, ada tiga komponen yang harus dimiliki: internal knowledge base, kemampuan reasoning berdasar pada knowledge base yang dimiliki, dan kemampuan learning untuk beradaptasi dalam perubahan lingkungan.
·   - Mobility dan Stationary: Khusus untuk mobile agent, dia harus memiliki kemampuan yang merupakan karakteristik tertinggi yang dia miliki yaitu mobilitas. Berkebalikan dari hal tersebut adalah stationary agent. Bagaimanapun juga keduanya tetap harus memiliki kemampuan untuk mengirim pesan dan berkomunikasi dengan agent lain.

    - Delegation: Sesuai dengan namanya dan seperti yang sudah kita bahas pada bagian definisi, agent bergerak dalam kerangka menjalankan tugas yang diperintahkan oleh user. Fenomena pendelegasian (delegation) ini adalah karakteristik utama suatu program disebut agent.
·   - Reactivity: Karakteristik agent yang lain adalah kemampuan untuk bisa cepat beradaptasi dengan adanya perubahan informasi yang ada dalam suatu lingkungan (enviornment). Lingkungan itu bisa mencakup: agent lain, user, adanya informasi dari luar, dsb [Brenner et. al., 1998].
·  - Proactivity dan Goal-Oriented: Sifat proactivity boleh dikata adalah kelanjutan dari sifat reactivity. Agent tidak hanya dituntut bisa beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, tetapi juga harus mengambil inisiatif langkah penyelesaian apa yang harus diambil [Brenner et. al., 1998]. Untuk itu agent harus didesain memiliki tujuan (goal) yang jelas, dan selalu berorientasi kepada tujuan yang diembannya (goal-oriented).
· - Communication and Coordination Capability: Agent harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan user dan juga agent lain. Masalah komunikasi dengan user adalah masuk ke masalah user interface dan perangkatnya,sedangkan masalah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan agent lain adalah masalah sentral penelitian Multi Agent System (MAS). Bagaimanapun juga untuk bisa berkoordinasi dengan agent lain dalam menjalankan tugas,perlu bahasa standard untuk berkomunikasi. Tim Finin [Finin et al., 1993] [Finin et al., 1994] [Finin et al., 1995] [Finin et al., 1997]dan Yannis Labrou [Labrou et al., 1994] [Labrou et al., 1997] adalah peneliti software agent yang banyak berkecimpung dalam riset mengenai bahasa dan protokol komunikasi antar agent. Salah satu produk mereka adalah Knowledge Query and Manipulation Language (KQML). Kemudian masih berhubungan  dengan ini komunikasi antar agent adalah Knowledge Interchange Format (KIF).

7. Sebutkan 4 cara menghindari/mencegah kesalahan!

- Konsentrasi/fokus
- Terlebih dahulu belajar
- Hindari kegugupan
- Menjaga lisan dan sifat yang tidak sepantasnya dilakukan

8. Sebutkan 4 cara memperbaiki kesalahan!

- Belajar lebih giat
- Memperbaiki kesalahan yang telah di lakukan
- Lawan kegugupan anda
- Lakukan gerakan-gerakan kecil agar lebih rileks
9. User interface terdapat 2 macam yaitu GUI dan CLI, deskripsikan apa itu GUI dan CLI?
        GUI (Graphical User Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu grafis agar mempermudah para pengguna-nya untuk berinteraksi dengan komputer atau sistem operasi.
Jadi, GUI merupakan antarmuka pada sistem operasi komputer yang menggunakan menu grafis. Menu grafis ini maksudnya terdapat tampilan yang lebih ditekankan untuk membuat sistem operasi yang user-friendly agar para pengguna lebih nyaman menggunakan komputer. Menu grafis itu ya seperti ada grafis-grafis atau gambar-gambar dan tampilan yang tujuannya untuk memudahkan para pengguna menggunakan sistem operasi.
Contoh sistem operasi yang menggunakan GUI adalah Linux dengan distro Mandriva menggunakan Desktop Environment KDE (Lihat juga Pengertian Desktop Environment), dan juga sistem operasi Windows 7 Ultimate yang menggunakan GUI-nya sendiri.
CLI (Command Line Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu baris perintah atau text atau ketikkan dari keyboard untuk berinteraksi denga sistem operasi atau komputer tersebut.
Jadi, GUI merupakan antarmuka yang menggunakan input dari keyboard untuk bisa berinteraksi dengan komputer tersebut. CLI lebih ditujukan kepada sistem operasi yang digunakan sebagai komputer server. Karena menggunakan CLI dirasa lebih efisien dan cepat daripada menggunakan GUI. Untuk berinteraksi dengan komputer, harus dengan menggunakan bafris perintah yang bisa dikenali oleh komputer. Jadi, untuk orang yang masih awam menggunakan mode CLI, masih dirasa cukup repot untuk menggunakannya.
Contoh sistem operasi yang menggunakan CLI adalah Ubuntu Server dan Windows Server 2008.

10. Antara GUI dan CLI manakah yang lebih unggul menurut anda, jelaskan alasannya!
GUI lebih unggul karena antarmukanya lebih dimengerti oleh penggunanya. jadi, dapat disimpulkan bahwa GUI dan CLI merupakan tampilan antarmuka yang digunakan sesuai kebutuhan para penggunanya. Pada GUI menggunakan mode grafis, dan pada CLI menggunakan mode baris perintah atau text.


09/06/2012

PG IMK

2. Jenis LTM yang menyimpan data berdasarkan waktu adalah Episodik

3. Proses memanggil kembali informasi secara langsung disebut Recall

4. Membagi tugas kedalam sub-sub tugas merupakan teknik analisa tugas yaitu Dekomposisi Tugas

5. Mengumpulkan informasi dengan cara mengurutkan dan memisahkan entri berdasarkan beberapa atribut
merupakan teknik analisa tugas yaitu Klasifikasi

6. Visual Basic merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Interface Builders

7. Proses login pada v-class sebagai pengganti absensi di kelas konvensiaonal merupakan contoh prinsip design grafis yaitu Consistency

8. Bentuk mouse yang nyaman digenggam adalah hasil dari hubungan ilmu IMK dengan ilmu Ergonomi

9. Informasi yang sudah lama berada di LTM akan lambat laun terlupakan merupakan proses melupakan informasi yang disebut Decay

10. Informasi akan terlupakan karena adanya informasi baru merupakan proses melupakan informasi yang disebut Interference

11. Teknik penggunaan huruf, karakter, symbol, pada design grafis disebut Typography

12. Dalam design grafis, yang digunakan untuk melambangkan suatu menu/perintah dan juga membuat perintah tersebut mudah dikenali yaitu Icon

13. Garis tersembunyi yang digunakan untuk membantu mengalokasikan komponen jendela disebut Grids

14. HTML merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Scripted Simulations

15. Bahasa komputer yang berupa urutan dan struktur dari input hingga output adalah Sintaksis

16. Salah satu contoh notasi diagramatik adalah Flow Chart

17. Jenis dialog yang berfokus pada menus, buttons, forms, icons adalah WIMP

18. Prinsip design grafis yang mengatur tentang kedekatan objek-objek yang terkait misalnya antara textbox dengan variabelnya adalah Proximity

19. Jenis user interface yang menggunakan unsur multimedia adalah GUI

20. Panjang gelombang spectrum cahaya pada warna disebut Hue

21. Bahasa komputer yang paling rendah dan berupa icon-icon pada layar adalah Leksikal

22. Metode rapid prototyping yang ditemukan tahun 1986 di USA, disebut Stereolithography
 
23. Corel draw merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Draw/Paint Program

24. Yang merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Scripted simulations adalah Power Point

25. Prinsip design grafis yang terlihat dari senadanya header pada halaman suatu website adalah Metaphor/Metafora

26. Rata kiri, rata kanan atau rata tengah adalah contoh prinsip design grafis yaitu Alignment

27. Yang merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Interface builders adalah Delphy

28. Dapat memvisualisasikan dan memanipulasi informasi yang sama dalam representasi yang berbeda adalah fungsi dari paradigma jenis VDU

29. Contoh dari paradigma Direct Manipulation adalah konsep WYSIWYG

30. Untuk memudahkan kita dalam mengingat kadang kita mengelompokkan deretan angka atau huruf ke dalam kelompok-kelompok angka atau huruf yang lebih kecil, deretan angka atau huruf itu disebut Chunk

31. Proses tersimpannya suatu informasi karena pengulangan disebut Rehearsal

04/05/2012

evaluasi

Kenapa Evaluasi ?
Ingatlah:
• Pengguna dan tugas-tugas mereka diidentifikasi
• Kebutuhan dan persyaratan yang ditentukan
• Antarmuka dirancang, dibangun prototipe
• Tapi apakah itu ada gunanya? Apakah sistem
mendukung pengguna dalam tugas-tugas mereka? Apakah
lebih baik dari apa yang ada sebelumnya (jika
apa-apa)?

Jenis Evaluasi

• Interpretasi dan prediktif

pengingat)

- Heuristik evaluasi, kognitif
walkthrough, etnografi ...

• Sumatif vs Formatif

- Apa yang harus mereka, lagi?


Sekarang Dengan Pengguna Terlibat

• Interpretasi (naturalistik) vs
empiris:

• Naturalistik

- Dalam pengaturan realistis, biasanya
mencakup beberapa terpisah
observasi, hati-hati
pengguna

• empiris

- Orang penggunaan sistem, memanipulasi
variabel independen dan
mengamati yang tergantung


Mengapa Mengumpulkan Data?

• Desain percobaan untuk
mengumpulkan data untuk menguji
hipotesis untuk mengevaluasi
antarmuka untuk menyempurnakan desain

• Informasi yang dikumpulkan dapat berupa:
objektif atau subjektif
• Informasi juga dapat:
kualitatif atau kuantitatif


Melakukan Percobaan

• Menentukan TUGAS yang
• Menentukan kinerja
langkah-langkah
• Mengembangkan percobaan
• BPPK persetujuan
• Merekrut peserta
• Kumpulkan data
• Periksa & menganalisis data
• Menarik kesimpulan untuk menyelesaikan desain
masalah
• Mendesain ulang dan melaksanakan
revisi antarmuka


Tugas

• Acuan tugas - mengumpulkan kuantitatif
data
• Perwakilan tugas - menambah luasnya,
dapat membantu memahami proses
• Katakan kepada mereka apa yang harus dilakukan, bukan bagaimana melakukannya
• Isu:

- Lab pengujian vs bidang pengujian
- Validitas - pengguna khas; tugas khas;
pengaturan khas?
- Jalankan versi percontohan untuk mengguncang keluar bug
"Benchmark" Tugas

• Spesifik tugas, jelas dinyatakan untuk
pengguna untuk melakukan
• Contoh: Email handler

- "Cari pesan dari Maria
dan membalas dengan respon dari
"Selasa pagi pukul 11​​."

• Pengguna melakukan ini di bawah
berbagai kondisi dan Anda
ukuran kinerja
mendefinisikan Kinerja

• Berdasarkan tugas
• Spesifik, tujuan
tindakan / metrik
• Contoh:

- Kecepatan (waktu reaksi, waktu untuk
menyelesaikan)
- Akurasi (kesalahan, hits / misses)
- Produksi (jumlah file
diolah)
- Skor (jumlah poin yang diterima)
- lainnya ...
Jenis-jenis Variabel

• Independen

- Apa yang Anda belajar, apa yang Anda
sengaja bervariasi (misalnya, antarmuka
fitur, perangkat interaksi,
pemilihan teknik)

Tergantung •

- Kinerja mengukur Anda
merekam atau memeriksa (misalnya, waktu,
jumlah kesalahan)
"Mengendalikan" Variabel

• Mencegah variabel dari mempengaruhi
hasil secara sistematis
• Metode untuk mengendalikan
variabel:

- Jangan memungkinkan untuk bervariasi

• misalnya, semua laki-laki

- Memungkinkan untuk bervariasi secara acak

• misalnya, secara acak menetapkan peserta untuk
kelompok yang berbeda

- Counterbalance - sistematis bervariasi itu

• misalnya nomor, sama laki-laki, perempuan dalam
setiap kelompok

- Pilihan yang tepat tergantung pada
keadaan
hipotesis

• Apa yang memprediksi akan terjadi
• Lebih khusus, cara Anda
memprediksi variabel dependen (yaitu,
akurasi) akan tergantung pada
independen variabel (s)
• "Null" hipotesis (H o)

- Menyatakan bahwa tidak akan berpengaruh
- Misalnya, "Tidak akan ada perbedaan dalam
kinerja antara dua kelompok "
- Data yang digunakan untuk mencoba untuk menyangkal nol ini
hipotesa
contoh

• Apakah orang-orang menyelesaikan operasi
lebih cepat dengan hitam-putih
menampilkan atau warna satu?

- Independen - jenis tampilan (warna atau
b / b)
- Dependent - waktu untuk menyelesaikan tugas
(menit)
- Variabel Terkendali - sama jumlah
pria dan wanita dalam setiap kelompok
- Hipotesis: Waktu untuk menyelesaikan tugas
akan lebih singkat untuk pengguna dengan warna
menampilkan

- Ho: Timecolor = Timeb / b

- Catatan: Di dalam / antara masalah desain,
berikutnya
Dalam Desain Subjek

• Lebih efisien:

- Setiap mata pelajaran memberi Anda lebih banyak data -
mereka menyelesaikan lebih "blok" atau
"Sesi"

• Lebih statistik "kekuatan":

- Setiap orang adalah kontrol mereka sendiri

• Oleh karena itu, dapat memerlukan lebih sedikit
peserta
• Dapat berarti lebih rumit
merancang untuk menghindari "efek order"

- Misalnya melihat warna maka b / w mungkin
berbeda dari melihat b / w kemudian warna
Antara Desain Subjek

• Lebih sedikit efek untuk

- Peserta dapat belajar dari pertama
kondisi
- Kelelahan mungkin membuat kedua
kinerja buruk

• Simpler desain & analisis
• Lebih mudah untuk merekrut peserta
(hanya satu sesi)
• Kurang efisien
 IRB, Peserta, & Etika

• Institutional Review Board (IRB)

- http://www.osp.gatech.edu/compliance.htm

• Ulasan semua penelitian yang melibatkan (manusia atau
hewan) peserta
• Menjaga peserta, dan
sehingga peneliti dan universitas
• Tidak kajian ilmu (yakni, tidak asess
Anda ide-ide penelitian); keamanan saja & etika
• Lengkapi formulir berbasis web, submit
penelitian ringkasan, persetujuan sampel
bentuk, dll
• Semua penguji harus menyelesaikan NIH
sejarah ke media online / kursus etika sebelum
mengirimkan
merekrut Peserta

• Berbagai "subjek kolam"

- Relawan
- Dibayar peserta
- Siswa (misalnya, psikologi undergrads) untuk kursus
kredit
- Teman, kenalan, keluarga, anggota laboratorium
- "Ruang publik" peserta - misalnya, mengamati
orang berjalan melalui museum

• Harus sesuai populasi pengguna (validitas)
• Motivasi adalah faktor besar - bukan hanya $ $ tapi
juga menjelaskan pentingnya
penelitian
• Catatan: Etika, BPPK, Persetujuan berlaku untuk * semua *
peserta, termasuk teman & "percontohan
subjek "
etika

• Pengujian bisa sulit
• Setiap peserta harus
persetujuan untuk menjadi dalam percobaan
(informal atau formal)

- Tahu apa percobaan melibatkan,
apa yang diharapkan, apa yang
potensi risiko yang

• Harus dapat berhenti tanpa
bahaya atau hukuman
• Semua peserta harus diperlakukan
dengan hormat
persetujuan

• Mengapa penting?

- Orang bisa peka tentang hal ini
proses dan masalah
- Kesalahan mungkin akan dibuat, peserta
mungkin merasa tidak memadai
- Mungkin mental atau fisik
berat

• Apa saja risiko potensial (ada
selalu risiko)?

- Contoh?

• "Rentan" populasi perlu
khusus perawatan & pertimbangan (& BPPK
ulasan)

- Anak-anak; cacat; hamil; siswa
(mengapa?)
Teori Atribusi

• Studi mengapa orang percaya
bahwa mereka berhasil atau gagal -
diri sendiri atau faktor luar
(jenis kelamin, perbedaan umur)

• Jelaskan bagaimana kesalahan atau kegagalan
tidak masalah peserta ---
tempat di mana antarmuka perlu
ditingkatkan
Evaluasi adalah Pekerjaan Detektif

• Tujuan: mengumpulkan bukti yang dapat
membantu Anda menentukan apakah
hipotesis Anda sudah benar atau
tidak.
• Bukti (data) harus:

- relevan
- Diagnostik
- Kredibel
- menguatkan
Data sebagai Bukti

• relevan

- Yang tepat untuk mengatasi hipotesis

• misalnya, Apakah mengukur "jumlah kesalahan"
memberikan informasi tentang efektif baru Anda
lalu lintas udara sistem kontrol mendukung
tugas pengguna?

• Diagnostik

- Data tegas memberikan bukti
salah satu cara atau yang lain

• misalnya, Apakah meminta pilihan pengguna
jelas memberitahu Anda jika sistem melakukan
lebih baik? (Mungkin)
• Kredibel

- Apakah data dapat dipercaya?

• Mengumpulkan data hati-hati; mengumpulkan
cukup data

• dikuatkan

- Apakah lebih dari satu sumber
bukti dukungan
hipotesis?

• misalnya, Kedua akurasi dan user
pendapat menunjukkan bahwa baru
sistem lebih baik dari sebelumnya
sistem. Tapi bagaimana jika waktu penyelesaian
lebih lambat?
Rekomendasi Umum

• Sertakan baik Tujuan &
Data subjektif

- Misalnya, "penyelesaian waktu" dan "preferensi"

• Gunakan tindakan beberapa, dalam
jenis

- Misalnya, "waktu reaksi" dan "akurasi"

• Gunakan ukuran kuantitatif
mana mungkin

-

Catatan: Hanya mengumpulkan data yang dibutuhkan;
melakukannya dengan min. gangguan,
kerumitan, waktu, dll

misalnya, preferensi skor (pada skala 1-7)
Jenis Data untuk Kumpulkan

• "Demografi"

- Info tentang peserta, yang digunakan untuk pengelompokan atau
untuk korelasi dengan langkah-langkah lain

• misalnya, wenangan, umur, pertama / bahasa terbaik;
SAT skor
• Catatan: Kumpulkan jika relevan. Tidak harus
menjadi yang dilaporkan sendiri: Anda dapat menggunakan tes
(misalnya, Edinburgh wenangan)

• Data kuantitatif

- Apa yang Anda mengukur

• misalnya, waktu reaksi, jumlah menguap

• Data Kualitatif

- Deskripsi, pengamatan yang tidak
dihitung

• misalnya, berbagai macam cara memegang mouse;
pendekatan untuk memecahkan masalah; kesulitan
memahami instruksi
Merencanakan Pengumpulan Data

• Data apa untuk mengumpulkan?

- Tergantung pada tugas dan setiap
benchmark

• Bagaimana untuk mengumpulkan data?

- Interpretasi, alam, empiris,
prediksi?

• Kriteria apa yang penting?

- Sukses pada tugas? Skor?
Kepuasan? ...

• Sumber daya apa yang tersedia?

- Peserta, prototipe, evaluator,
fasilitas, tim pengetahuan
(pemrograman, statistik, dll)
pengumpulan Data

• Menangkap Sidang

Pengamatan & Catatan pengambilan
Audio dan video recording
Diinstrumentasi antarmuka pengguna
software log
Berpikir-keras protokol - dapat sangat membantu
Insiden penebangan kritis - positif & negatif

• Pasca sesi kegiatan

- Terstruktur wawancara; pembekalan

• "Apa yang Anda sukai terbaik / paling tidak?"; "Bagaimana Anda
berubah ..? "

- Kuesioner, komentar, dan skala penilaian
- Post-hoc pengkodean video / Peringkat oleh eksperimen
mengamati Pengguna

• Tidak semudah yang Anda pikirkan
• Salah satu cara terbaik untuk mengumpulkan
umpan balik tentang antarmuka Anda
• Perhatikan, dengarkan, dan belajar sebagai
orang berinteraksi dengan Anda
sistem
pengamatan

• langsung

- Di ruangan yang sama
- Bisa
membosankan
- User yang menyadari
Anda kehadiran
- Hanya melihatnya satu
waktu
- Dapat menggunakan 1-arah
cermin untuk
menurunkan
intrusi
- Murah, lebih cepat
untuk mengatur dan
menganalisa

• Tidak Langsung

- Video
rekaman
- Mengurangi
intrusi, tetapi
tidak
menghilangkannya
- Kamera
berfokus pada
layar, wajah &
Keyboard
- Memberikan arsip
catatan, tapi bisa
menghabiskan banyak
waktu mereka
itu
lokasi

• Pengamatan mungkin

- Di laboratorium - Mungkin dibangun khusus
kegunaan laboratorium

• Lebih mudah untuk mengontrol
• Dapat memiliki pengguna mengatur lengkap
tugas

- Di lapangan

• Perhatikan tindakan mereka sehari-hari
• Lebih realistis
• Sulit untuk mengendalikan faktor-faktor lain
Tantangan

• Dalam pengamatan sederhana, Anda
mengamati tindakan tetapi tidak tahu
apa yang terjadi di kepala mereka

• Sering menggunakan beberapa bentuk
lisan protokol di mana pengguna
menggambarkan pikiran mereka
menantang
Verbal Protokol

• Salah satu teknik: Berpikir-keras

- Buku ini menjelaskan secara lisan apa
s / dia berpikir saat melakukan
tugas

• Apa yang mereka percaya yang terjadi
• Mengapa mereka mengambil tindakan
• Apa yang mereka coba lakukan

• Sangat banyak digunakan teknik, berguna
• Memungkinkan Anda untuk memahami pengguna
pikiran memproses lebih baik
• Potensi masalah:

- Bisa canggung untuk peserta
- Berpikir keras dapat memodifikasi pengguna jalan
melakukan tugas
tim

• Teknik lain: Co-
penemuan pembelajaran
(Interaksi konstruktif)

- Join pasang peserta bekerja
bersama
- Gunakan berpikir keras
- Mungkin satu orang telah menjadi
semi-ahli (pelatih) dan satu menjadi
orang baru
- Lebih alami (seperti percakapan)
sehingga menghilangkan kecanggungan beberapa
individu berpikir keras
alternatif

• Bagaimana jika berpikir keras selama
sesi akan terlalu mengganggu?
• Dapat menggunakan pasca-acara protokol

- Buku melakukan sesi, lalu memandang
video dan menjelaskan apa s / dia
pikir
- Kadang-kadang sulit untuk mengingat
- Membuka pintu interpretasi

sejarah Rekam

• Dalam mengamati pengguna, bagaimana Anda
menangkap peristiwa dalam sesi
untuk analisis nanti?
Menangkap Sesi sebuah

1. Kertas & pensil

- Dapat menjadi lambat
- Dapat kehilangan sesuatu
- Apakah pasti murah dan mudah
2. Rekaman (audio dan / atau
video)

- Baik untuk bicara lantang
- Sulit untuk mengikat ke antarmuka
- Beberapa kamera mungkin
dibutuhkan
- Baik catatan, kaya sesi
- Dapat mengganggu
- Bisa sangat nyeri untuk menuliskan
dan menganalisis
3. software penebangan

- Modifikasi perangkat lunak untuk login pengguna
tindakan
- Dapat memberikan waktu dicap
menekan tombol atau mouse event
- Dua masalah:

•

Terlalu tingkat rendah, ingin lebih tinggi
peristiwa
Sejumlah besar data, perlu
alat analisis
subyektif data

• Kepuasan adalah penting
faktor dalam kinerja dari waktu ke waktu
• Belajar apa orang lebih suka yang
Data yang berharga untuk mengumpulkan

metode

• Cara mengumpulkan data subjektif

- Kuesioner
- Wawancara
- Pondok Daun (misalnya, pameran dagang)
- Call-in produk panas-line
Dukungan Lapangan pekerja -
• (Fokus pada pertama dua)
kuesioner

• Persiapan adalah mahal, tapi
administrasi yang murah
• Oral vs ditulis

- Advs Oral: Dapatkah bertanya pertanyaan-pertanyaan lanjutan
- Oral disadvs: Mahal, memakan waktu

• Formulir dapat memberikan lebih kuantitatif
data
• Isu

Hanya sebagai baik sebagai pertanyaan yang Anda ajukan
Menetapkan Tujuan dari kuesioner
Jangan tanya hal-hal yang Anda tidak akan menggunakan
Siapa audiens Anda?
Bagaimana Anda memberikan dan mengumpulkan
kuesioner?
kuesioner Topik

• Dapat mengumpulkan data demografi
dan data tentang antarmuka
sedang dipelajari
• Demografi data:

- Usia, jenis kelamin
- Tugas keahlian
- Motivasi
- Frekuensi penggunaan
- Pendidikan / melek
data Interface

• Dapat mengumpulkan data tentang

- layar
- Desain grafis
- terminologi
- kemampuan
- belajar
- Kesan keseluruhan
- ...
Tertutup Format• Tertutup Format- Jawaban terbatas pada serangkaian pilihan- Biasanya sangat kuantitatif- Berbagai gaya• Skala Likert- Skala Khas menggunakan pilihan 5, 7 atau 9- Di atas yang sulit untuk membedakan- Melakukan ganjil memberikannetral pilihan di tengah- Anda mungkin tidak ingin memberikan netralpilihanKarakter di layar adalah:sulit untuk membaca12345mudah dibaca67Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerLain GayaYang pengolah katasistem yang Anda gunakan?Peringkat dari1 - Sangat membantu2 - ambivalen3 - Tidak membantu0 - belum digunakanLaTeXKataFrameMaker___ Tutorial___ On-line membantu___ DokumentasiWordPerfectPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerBuka Format• Meminta pendapat unprompted• Baik untuk umum, informasi subjektif,tetapi sulit untuk menganalisis ketat• Dapat membantu dengan ide-ide desain- "Bisakah Anda menyarankan perbaikan iniantarmuka? "Tertutup Format• Keuntungan- Memperjelas alternatif- Mudah dihitung- Menghilangkan bergunamenjawab• Kekurangan- Harus menutupi seluruhjarak- Semua harusmemiliki kemungkinan yang sama- Janganmenarik,"Berbeda"reaksiPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerKuesioner Masalah• Pertanyaan spesifisitas- "Apakah Anda memiliki komputer?"• Bahasa- Waspadalah terminologi, jargon- "Seberapa efektif sistem?" (Ambigu)• Memimpin pertanyaan- Dapat diutarakan baik positif atau negatif• Prestige bias - (survei seks Inggris)- Orang-orang menjawab dengan cara tertentu karena merekaingin kau berpikir seperti itu tentang mereka• Memalukan pertanyaan- "Apa Anda memiliki masalah yang paling dengan?"• Hipotesis pertanyaan• "Halo efek- Ketika memperkirakan satu fitur mempengaruhi estimasilain (misalnya, kecerdasan / terlihat)- Estetika & kegunaan, salah satu contoh dalam HCIPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerPenyebaran• Langkah-langkah- Diskusikan pertanyaan di antara tim- Administer secara lisan / tertulis kebeberapa orang (pilot). Secara verbalpertanyaan tentang pemikiran tentangpertanyaan- Administer tes akhir- Gunakan komputer berbasis input jikamungkin- Memiliki data pra-diproses,disortir, diatur untuk kemudian di analisiswaktu yang dikumpulkanPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerWawancara• Dapatkan sudut pandang pengguna langsung, tapi jelaspandangan yang subjektif• Keuntungan:- Dapat bervariasi tingkat rincian sebagai masalah muncul- Baik untuk pertanyaan jenis yang lebih eksploratifyang dapat menyebabkan membantu, konstruktifsaran• Kekurangan- View Subyektif- Pewawancara (s) dapat Bias wawancara- Masalah antar-penilai atau antar-eksperimenkeandalan (istilah statistik kesepakatan makna)- Buku mungkin tidak tepat mengkarakterisasipemakaian- Waktu memakan- Sulit untuk mengukurPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerWawancara Proses• Cara efektif- Rencanakan sejumlah pertanyaan (memberikanuntuk konsistensi tertentu)- Jangan mengajukan pertanyaan terkemuka• "Apakah Anda berpikir penggunaan ikonada benar-benar baik? "• Dapat dilakukan dalam kelompok- Dapatkan konsensus, mendapatkan hidupdiskusi akanPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerData Inspeksi• Lihatlah hasilnya• Pertama melihat setiap pesertadata- Apakah ada outlier, orang yangtertidur, siapa pun yang mencobamengacaukan studi, dll?• Kemudian melihat agregathasil dan deskriptifStatistikPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerMemeriksa Data Anda• "Apa yang terjadi dalam penelitian ini?"• Perlu diingat tujuan danhipotesis Anda miliki padaawal• Pertanyaan:- Secara keseluruhan, bagaimana orang lakukan?- "5 W" (Di mana, apa, mengapa,kapan, dan untuk siapa adalahmasalah?)Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerDeskriptif Statistik• Untuk semua variabel, bisa merasakanhasil:• Total nilai, waktu, peringkat,dan lain-lain• Minimum, maksimum• Rata-rata, median, rentang, dllApav misalnya "Dua puluh pesertaperbedaanselesai kedua sesi (10 laki-laki, antara10 perempuan; usia rata-rata 22,4, jangkauanberarti &18-37 tahun). "rata-rata?v misalnya "Median waktu untuk menyelesaikan Mengapa menggunakantugas pada kelompok tikus-masukansatu atau yangadalah 34,5 s (min = 19,2, max = 305 s). "lain?Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerSubkelompok Statistik• Lihatlah statistik deskriptif(Berarti, median, rentang, dll)untuk setiap subkelompok- Misalnya "Tingkat rata-rata kesalahan untukmouse-masukan kelompok adalah 3,4%.Tingkat rata-rata kesalahan untukkelompok Keyboard adalah 5,6%. "- Misalnya "Penyelesaian medianwaktu (dalam detik) untuk tigakelompok adalah: pemula: 4.4,moderat pengguna: 4,6, danahli: 2,6 ".Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerPlot Data• Carilah tren grafisPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerLain Presentasi MetodeKotak petakPlot pencarTengah 50%tinggiUsiaBerarti20Waktu dalam detik.Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerEksperimental Hasil• Bagaimana seseorang mengetahui apakah sebuahHasil percobaan yang berartisesuatu atau mengkonfirmasi setiapkeyakinan?• Contoh: 40 orangberpartisipasi,28 pilihan antarmuka 1,12 pilihan antarmuka 2• Apa yang Anda simpulkan?Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerInferensial (Diagnostik) Statistik• Tes untuk menentukan apakah apa yang Anda lihat dalamdata (misalnya, perbedaan dalam cara) adalahdapat diandalkan (ditiru), dan jika mereka cenderungdisebabkan oleh variabel independen,dan bukan karena efek acak- Misalnya, t-test untuk membandingkan dua alat- Misalnya, ANOVA (Analisis Varians) untukmembandingkan beberapa cara- Misalnya, uji "tingkat signifikansi" dari korelasiantara dua variabelBerarti Tidak Selalu SempurnaPercobaan 1Kelompok 2Berarti: 103,6,21Percobaan 2Kelompok 1Berarti: 76,7,8Kelompok 2Berarti: 108,11,11Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerInferensial Statistik dan Data• Ajukan pertanyaan diagnostik tentangApakah ini benar-benardataberbeda? Apamenghendaki agarartinya?Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerPengujian Hipotesis• Ingat: Kami membuat sebuah null "hipotesis "- Misalnya, tidak boleh adaperbedaan antarapenyelesaian kali dari tigakelompok- Atau, H 0: TimeNovice = TimeModerate= TimeExpert• Hipotesis kami adalah nyata, katakanlah,bahwa para ahli harus melakukanlebih cepat dari pemulaPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerPengujian Hipotesis• "Signifikansi level" (p):- Probabilitas bahwa Anda nolhipotesis yang salah, cukup dengankesempatan- Bisa juga menganggap ini sebagai probabilitasbahwa Anda "nyata" hipotesis (bukannull), adalah salah- Tingkat cutoff atau ambang p("Alpha" tingkat) sering dipasang pada 0,05, atau5% dari waktu Anda akan mendapatkan hasil yang Andamelihat, hanya secara kebetulan- Misalnya Jika statistik t-test (pengujianperbedaan antara dua cara)mengembalikan t-nilai t = 4,5, dan p-nilai p = .01 perbedaan antarasarana secara statistik signifikanPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerKesalahan• Kesalahan dalam analisis memang terjadi• Utama Jenis:- Tipe I / positif Salah - Andamenyimpulkan ada perbedaan,padahal sebenarnya tidak ada- Tipe II / Salah negatif - Andamenyimpulkan tidak ada perbedaanketika ada- Menakutkan Tipe IIIPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerMenggambar Kesimpulan• Membuat kesimpulan Anda berdasarkandeskriptif statistik, tetapi kembali merekadengan statistik inferensial- Misalnya, "dilakukan Kelompok ahlilebih cepat dari kelompok pemula t (1,34) =4,6, p> .01. "• Terjemahkan statistik ke dalam kata-kata yangorang-orang biasa dapat memahami- Misalnya, "Dengan demikian, mereka yang memiliki komputerpengalaman akan dapat melakukanlebih baik, langsung dari awal ... "Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerFeeding Kembali Ke Desain• studi Anda, dirancang untuk menghasilkaninformasi dapat Anda gunakan untuk mendesain ulang Andaantarmuka• Apa kesimpulan Anda tercapai?• Bagaimana Anda dapat memperbaiki desain?• Apa manfaat kuantitatif darimendesain ulang?- Misalnya, 2 menit disimpan per transaksi, yangberarti peningkatan 24% dalam produksi, atau$ 45.000.000 per tahun laba meningkat• Apa kualitatif, kurang nyataManfaat (s)?- Misalnya, pekerja akan kurang bosan, kurang lelah,dan karena itu lebih tertarik -> Cust lebih baik.layananPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerUsability Spesifikasi"Apakah cukup baik ...... Untuk berhenti bekerja di atasnya?... Untuk mendapatkan bayaran? "• tujuan kegunaan kuantitatif, digunakan pedomanuntuk mengetahui kapan interface adalah "baikcukup "• Harus ditetapkan pada awalmungkin- Umumnya sebagian besar dariPersyaratan Specifications dalampusat kontrak desain- Evaluasi sering digunakan untukmenunjukkan desain memenuhi tertentupersyaratan (sehinggadesainer / pengembang harus dibayar)- Sering didorong oleh kegunaan kompetisi,fitur, atau kinerjaPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerPengukuran Proses• "Jika Anda tidak dapat mengukurnya,Anda tidak bisa mengelolanya "• Perlu untuk menyimpan data pada pertemuansetiap evaluasi dan iteratifperbaikan• Bandingkan tugas patokankinerja ke tingkat yang ditentukan• Tahu kapan untuk mendapatkannya keluar pintu!Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerApa yang Termasuk?• Atribut kegunaan umum yangsering ditangkap dalam kegunaanspesifikasi:Awal kinerjaKinerja jangka panjangLearnabilityRetainabilityLanjutan fitur penggunaanPertama kesanJangka panjang kepuasan penggunaPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerPenilaian TeknikBagaimana Anda akan menilai apakah Anda desainmemenuhi kriteria?MengukurNilai untukSekarang TerburukBerencanainstrum.menjadi penguku. tingkatPerf. tingkat target tingkatBenchmk Panjang15 detik 30 detik20 detiktugaswaktu untuk(Manual)berhasilmenambahkan janjipada sidang pertama-2 .. 2??00.75Pemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerBidang• Mengukur Instrumen- Kuesioner, benchmark tugas• Nilai yang akan diukurWaktu untuk menyelesaikan tugasJumlah persentase kesalahanPersen tugas selesai pada waktu tertentuRasio keberhasilan kegagalanJumlah perintah yang digunakanFrekuensi penggunaan bantuan• Target tingkat- Sering kali didirikan dibandingkan denganbersaing sistem atau non-komputer berbasistugasPemantapan, kajian difusiInteraksi Manusia KomputerRingkasan• spesifikasi Usability dapat bergunadalam pelacakan efektivitasmendesain ulang upaya• Mereka sering bagian darikontrak• Desainer dapat mengatur sendirikegunaan spesifikasi, bahkan jikaproyek tidak menentukan merekadi muka• Tahu kapan itu cukup baik,dan yakin untuk beralih keproyek berikutnya   
sumber : https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:XW0VOLATLngJ:tavipia.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4962/IMK08-Evaluasi.pdf+&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShgWkiIORm9__ZPE1SZx4NC1LN6mAfOktavsxyZzTKwnSa-xncApE-KDnDPIu74gBut-RcEXY2eWCV0Jgz5m8DMBzthNoVpUnz7qJnz3QyXOm6FUeiPWHK71vkPF_03zGBe6PFw&sig=AHIEtbSkZsbT5GYrPNckmFyJDA424pyqQQ